Jumat, 08 Juli 2011

Sanggupkah Pemerintah memblokir semua situs dewasa di Internet?

 Menurut penulis memblokir keseluruhan situs dewasa di internet di Indonesia adalah hal yang teramat sulit di lakukan. Hal ini disebabkan beberapa hal, pertama Indonesia masih sangat kekurangan content (materi berita) berbahasa Indonesia, kedua, pendidikan dan sosialisasi internet masih kurang sehingga situs-situs bersifat entertaint dan porno masih menjadi top download di Indonesia. Ketiga, semakin lemahnya semangat spiritual kalangan muda Indonesia. Keempat, provider yang lebih berorientasi ke bisnis.

Jika seluruh situs bermuatan porno di blokir, kemungkinan hanya ada 40% web yang ada saat ini yang bisa di kunjungi orang Indonesia, selebihnya masuk daftar black list. Ambil contoh Web pertemanan Friendster. Di friendster ada begitu banyak gambar-gambar yang tergolong dewasa, beberapa account bahkan dimiliki oleh Pekerja Seks Komersil (PSK) yang terang-terangan menjual diri dengan memasang foto sekaligus tarif kencan di Friendster. Contoh lain, portal download Rapidshare. Portal ini termasuk dalam 100 situs paling banyak dikunjungi orang Indonesia dan mengalahkan detik.com. Portal Rapidshare sering menjadi tempat menghosting video porno dan beberapa arsip cerita dewasa tetapi Rapidshare juga menjadi tempat menghosting gratisan untuk beberapa web kategori Non Adult
 

PANDUAN MENGELUARKAN ZAKAT FITRAH

1.        Diriwayatkan dari Ibnu Umar t.ia berkata : Rasulullah telah mewajibkan zakat fithrah dari bulan Ramadhan satu sha' dari kurm...